ALTERNATIF PENJUALAN AGUNAN EMAS UNTUK MENAIKKAN HARGA DALAM RISIKO GAGAL BAYAR DI PEGADAIAN SYARIAH ATMO, PALEMBANG

Authors

  • Herlina Herlina Institut Agama Islam Alquran Al Ittifaqiah Indralaya Sumatera Selatan
  • Emi Yulia Siska Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Indonesia
  • Nurlaili Janati Institut Agama Islam Imam Syafii Pekanbaru, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35446/akuntansikompetif.v8i2.2186

Abstract

Customers often experience the risk of default in a financing due to weakened financial conditions. The purpose of the research is to select sales that maintain the value of the collateral so that it is not valued lower than the market price. This research uses a qualitative approach with a comparative level of explanation and is field research. The type and strategy of research findings are case studies. The place of research was at Atmo Sharia Pawnshop Palembang and several gold shops in the Megahria area of Palembang. The process of taking, collecting, and analyzing data is carried out simultaneously by conducting observations, interviews, and field tests on several relevant and accurate cases. The results showed that with the risk of default experienced by customers, the collateral must be sold to cover the outstanding. Customers who face this condition usually automatically sell the collateral to the financial institution that finances it, in this case Pegadaian Syariah. The fact that occurs in the field is that there is a price difference between the selling value in the market (gold shop) and the estimated value in the pawnshop. The customer should first conduct a survey of the fair market value of the collateral and determine the alternative of selling the collateral in the right place, namely the gold shop. The method used by the customer is to deal with the pawnshop staff in the form of a proposal to sell the collateral on the market. With the approval of the pawnshop, then bargain with the gold shop to see the condition of the collateral in the pawnshop and immediately make a transaction. This step is a safe and appropriate way for all three parties, namely the pawnshop, the customer, and the gold shop. From the discussion, it can be concluded that customers must be observant in updating the price or market value of the collateral and be able to determine alternative places to sell collateral properly and accurately.

Keywords: Pawnshop, Syariah, Collateral, Gold, Sales.

References

Adawiyah, R., & Sartono, A. T. (2020). Perlindungan Hukum Debitor pada Pinjaman Kredit dalam Meningkatkan Taraf Hidup. Masalah-Masalah Hukum, 49(4). https://doi.org/10.14710/mmh.49.4.2020.369-381

Adawiyah, S. R., Amnawaty, & Septiana, D. (2018). Pelaksanaan Gadai Emas Syariah sebagai Alternatif Pembiayaan di Kota Bandar Lampung. Pactum Law Journal, 1(2).

Ali, R. U., Aziz, I. A., & Ibnu, A. R. (2023). Studi Komparasi Minat Masyarakat Menggadaika Emas di Bank Syariah Indonesia dan Pegadaian Syariah. NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah, 9(1). https://doi.org/10.30997/jn.v9i1.8448

Ardita, L. D. S. (2022). Perlindungan Konsumen Bagi Pemberi Pinjaman Fintech Peer To Peer Lending. Jurnal Privat Law, 10(1).

Arifin, Z., & Zubaidah, S. (2020). Analisis Pelelangan Barang Jaminan Di PT Pegadaian (Persero) Syariah Jember Tahun 2020. Lan Tabur : Jurnal Ekonomi Syariah, 2(1). https://doi.org/10.53515/lantabur.2020.2.1.1-15

Arnanda, R., Ardhan, D. T., & Khoirunnisa, R. (2023). Analisis Terhadap Risiko Hukum Pemberian Kredit Perbankan dengan Jaminan Personal Guarantee tanpa Penyertaan Agunan Fixed Asset. Account, 10(1). https://doi.org/10.32722/account.v10i1.5574

Asih, Y., Cipto, A. S., & Latifah, E. (2023). Perlindungan Hukum Lender Atas Gagal Bayar dalam Fintech To Peer Lending. MDP Student Conference, 2(2). https://doi.org/10.35957/mdp-sc.v2i2.4304

Asy’ari, Q., Istiqwamah, I., & Muarrofah, Z. (2022). Implimentasi Gadai Emas dengan Sistem Syariah. Jurnal Ngejha, 1(2). https://doi.org/10.32806/ngejha.v1i2.188

Ayu Putri Lestari, M., & Keumala, D. (2022). Pengaturan Restrukturisasi Pembiayaan di Bank Syariah Indonesia selama Masa Pandemi Covid-19. Reformasi Hukum Trisakti, 4(1). https://doi.org/10.25105/refor.v4i1.13422

Bahrudin, R. (2018). Batasan Rumah Susun yang Dijadikan Agunan pada Bank. Al-Qanun: Jurnal Pemikiran Dan Pembaharuan Hukum Islam, 20(2). https://doi.org/10.15642/alqanun.2017.20.2.238-260

Balgis, P. D. (2017). Gadai Emas Syariah: Evaluasi Dan Usulan Akad Sesuai Prinsip Syariah. Jurnal Jurisprudence, 7(1). https://doi.org/10.23917/jurisprudence.v7i1.4349

Bella, A. R., Wahyudi, R., & Mubarok, F. K. (2023). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Warga Muhammadiyah Memilih Bank Syariah. JIEIS: Journal of Islamic Economics and Islamic Studies, 1(1).

Clasrissa Sasqia Putri, N., & Hasan, U. (2021). Perlindungan Hukum Pemegang Obligasi Terhadap Resiko Emiten Yang Gagal Bayar (Default). Zaaken: Journal of Civil and Business Law, 2(1). https://doi.org/10.22437/zaaken.v2i1.11517

Diah, P. R., Muhammad, S., & Perkasa, A. A. (2022). Penerapan Penentuan Biaya Ijarah Dalam Produk Gadai Emas Di Pt. Bank Syariah Indonesia, Tbk Kcp Stabat. Maisir Gharar Riba.

Febriani, A., & Pranoto. (2021). Tanggung Jawab Hukum Penyelenggara Peer To Peer Lending Terhadap Risiko Gagal Bayar. Jurnal Privat Law, 9(2).

Firmansyah, A. (2020). Pengaruh Produk, Harga dan Lokasi Kepuasan KOnsumen serta Niat Pembelian Ulang pada Produk Gadai Emas IB Barokah di Bank Jatim Cabang Syariah Surabaya. Ekonika : Jurnal Ekonomi Universitas Kadiri, 5(2). https://doi.org/10.30737/ekonika.v5i2.1086

Habibah, N. U. (2017). Perkembangan Gadai Emas ke Investasi Emas pada Pegadaian Syariah. Amwaluna: Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Syariah, 1(1). https://doi.org/10.29313/amwaluna.v1i1.2095

Hafizd, J. Z. (2021). Investasi Emas dalam Perspektif Hukum Islam. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 5(02). https://doi.org/10.26618/j-hes.v5i02.5302

Haichal, F. (2022). Restrukturisasi Utang Melalui Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Sebagai Upaya Menghindari Kepailitan Bagi Debitor yang Gagal Bayar Karena Terdampak Covid-19. Jurist-Diction, 5(6). https://doi.org/10.20473/jd.v5i6.40125

Hanifah, H. I., Rusmiyati, K., & Rakhmat, M. (2018). Penerapan Sistem Pembiayaan Mudharabah Terhadap Risiko Gagal Bayar di Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) An-Nur Jatitujuh Majalengka. Maro: Jurnal Ekonomi Syariah Dan Bisnis, 1(1).

Harahap, F. L., Iswandi, I., & Fitri, A. A. (2023). Praktik Pelelangan Gadai Emas di PT. pegadaian Syariah Cabang Pekayon Bekasi Selatan dalam Perspektif Hukum islam. MUEAMALA JOURNAL, 1(1). https://doi.org/10.61341/mueamala/v1i1.002

Herlinasari, N. (2021). Dampak Rasio Keuangan terhadap Peringkat Obligasi pada Perusahaan Jasa Sektor Konstruksi yang Terdaftar di BEI. Jurnal Ekonomi, Bisnis, Dan Akuntansi, 22(4). https://doi.org/10.32424/jeba.v22i4.1768

Himami, F. (2020). Mekanisme Gadai Syariah (Rahn) pada BMT-UGT Sidogiri. Jihbiz Jurnal Ekonomi Keuangan Dan Perbankan Syariah, 4(2). https://doi.org/10.33379/jihbiz.v4i2.861

Iskandar, N. (2019). Analisa Faktor-Faktor dan Penyelesaian Saat Terjadi Salah Taksir yang dilakukan oleh Penaksir pada Produk Rahn (Studi Kasus PT. BPRS Bhakti Sumekar Kabupaten Sumenep). Jurnal Justisia Ekonomika: Magister Hukum Ekonomi Syariah, 2(2). https://doi.org/10.30651/justeko.v2i2.2972

Khairunnisa, D. (2021). Analisis Penerapan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia No. 26/DSN-MUI/III/2002 tentang Rahn Emas. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 5(02). https://doi.org/10.26618/j-hes.v5i02.4886

Kurniawaty, C., Abubakar, L., & Akyas, M. (2022). Kepastian Hukum Penundaan Pembayaran BPHTB dalam AYDA Leelang dalam Perspektif Hukum Perbankan dan Undang-Undang Nomor 1 tahun 2022 tentang Hubungan antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Acta Diurnal Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan Dan Ke-PPAT-An, 6(1). https://doi.org/10.23920/acta.v6i1.912

Lubis, M. A., & Putra, M. F. M. (2022). Peer To Peer (P2P) Lending: Hubungan Hukum Para Pihak, Gagal Bayar, Dan Legalitas. Jurnal USM Law Review, 5(1). https://doi.org/10.26623/julr.v5i1.4896

Lukmana, S., Faisal, F., & Rahman, A. (2022). Tanggung Jawab Perum Pegadaian Syariah Dalam Pelelangan Barang Jaminan Gadai (Studi Penelitian Di Perum Pegadaian Syariah Kota Subulussalam). REUSAM: Jurnal Ilmu Hukum, 10(1). https://doi.org/10.29103/reusam.v10i1.8906

Mahfuzoh, A., & Khanifa, N. K. (2019). Perlindungan Hukum Investor Bagi Pemegang Sukuk Ritel Terhadap Risiko Gagal Bayar. Syariati, 5(01). https://doi.org/10.32699/syariati.v5i01.1187

Manurung, M. A. M., & Hafidz, J. (2017). Perlindungan Hukum Terhadap Kreditor Apabila Objek Jaminan Fidusia Ternyata Hilang Dan Debitor Wanprestasi (Studi Kasus Di PT. Bank Perkreditan Rakyat Dinamika Bangun Arta Salatiga). Jurnal Akta, 4(1). https://doi.org/10.30659/akta.v4i1.1557

Martonis, N., Qadriah, L., & Salat, J. (2023). Pengembangan Aplikasi Pelelangan pada PT.Pegadaian (Persero) Cabang Pembantu Syariah Sigli Berbasis Android. Jurnal Real Riset, 5(3). https://doi.org/10.47647/jrr.v5i3.1494

Matondang, E. S. (2020). Analisis Resiko Kredit Pada PT . Bank Sumut Cabang Pembantu Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis. Jurnal Riset Akuntansi Dan Bisnis, 7597(2).

Maulana, M., Yulianti, R., & Syuib, M. S. (2018). Sistem Perhitungan Nilai Jaminan Fidusia Non Emas pada PT. Pegadaian Syari’ah Unit Darussalam dalam Perspektif Akad Rahn: Suatu Penelitian tentang Produk ARRUM BPKB. Journal Jurista, 7(1).

Mohammad, M., & Sari, I. M. D. C. A. (2022). Jaminan Gadai dalam Akad Rahn di Pegadaian Syariah Sampang. Al-Qanun: Jurnal Pemikiran Dan Pembaharuan Hukum Islam, 25(1). https://doi.org/10.15642/alqanun.2022.25.1.1-16

Mulyawan, W., Ja’far, A. K., & Fasa, M. I. (2021). Urgensi Lelang Dalam Penjualan Barang Gadai (Emas) pada Lembaga Keuangan Syariah. Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal, 4(2). https://doi.org/10.47467/reslaj.v4i2.704

Nani, L. (2018). Analisis Pengelolaan Dana Ta’zir bagi Nasabah Wanprestasi dalam Meningkatkan Kedisiplinan Nasabah (Studi Pada PT. Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Teluk Betung Bandar Lampung). 295426265.Pdf (Core.Ac.Uk).

Nasrifah, M., & Chusnul, S. (2022). Penerapan Sistem Gadai Emas Pada PT. Pegadaian Syariah Kantor Cabang Kota Probolinggo. Iqtishodiyah : Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 8(1). https://doi.org/10.55210/iqtishodiyah.v8i1.766

Nugraha, X., Inge Felany, P., & Rosyadi, M. I. (2020). Analisis Upaya Pemerintah Meminimalisir Risiko Gagal Bayar dalam Pemberian Pinjaman Kepada BUMN. Majalah Hukum Nasional, 50(1). https://doi.org/10.33331/mhn.v50i1.52

Nurcholish, F. A., Berliana, M., & Anastasia, E. G. (2022). Sanksi Hukum pada Perusahaan yang Gagal Bayar Obligasi dalam Pasar Modal Indonesia 1 Oleh : Nurcholish Fauzan Arfisyahputra 2 Berliana Manoppo 3. Lex Crimen.

Octora, R. (2020). Aspek Hukum Pidana dan Hukum Kontrak terkait Tindakan Akses Daftar Kontak Debitur oleh Perusahaan P2P Lending dalam Rangka Penagihan Utang. Recital Review.

Oktaviani. (2020). Perbandingan Aspek Hukum Dan Pelaksanaan Gadai Emas Pada Pegadaian Syariah Dan Perbankan Syariah Di Indonesia. Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, November.

Parinduri, F. A., Firdaus, F., & Hasanah, U. (2022). Analisis Yuridis Kedudukan Nasabah Asuransi dalam Mengajukan Permohonan PKPU dan Kepailitan terhadap Perusahaan Asuransi Akibat Gagal Bayar Produk Asuransi Jiwa Kresna Link Investa (K-Lita) PT Asuransi Jiwa Kresna. SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum, 1(2). https://doi.org/10.55681/seikat.v1i2.213

Prabandari, G. A., Nurdin, A., & Prasetyo, M. H. (2021). Penyelesaian Kredit Yang Dijamin Hak Tanggungan Dengan Ayda (Agunan Yang Diambil Alih) Bank Melalui Lelang. Notarius, 14(1). https://doi.org/10.14710/nts.v14i1.39135

Pratama, S. (2015). Pengaruh Penyaluran Kredit Dan Tingkat Risiko Kredit Terhadap Return On Asset (ROA) Pada Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2011-2015. Jurnal UNIKOM.

Prayitno, R. K. S. (2021). Polemik Pinjaman Online: Perempuan dan Literasi. Perempuan Dan Literasi Digital: Antara ….

Putra, M. A., & Haes, P. E. (2022). Pencegahan Kredit Macet Melalui Proses Negosiasi Dengan Debitur Pt Bank Maybank Indonesia Tbk Cabang Denpasar. JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia), 7(2). https://doi.org/10.33366/japi.v7i2.3764

Rahmahafida, N. I. (2020). Perlindungan Hukum Pihak Pemberi Pinjaman pada Layanan Pinjaman Pendidikan Berbasis Teknologi Informasi terhadap Risiko Gagal Bayar. Jurist-Diction, 3(2). https://doi.org/10.20473/jd.v3i2.18203

Safitri, N. D., & Wati, A. (2023). Analisis Perkembangan Pegadaian Syariah di Indonesia. Muẚṣarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 5(1). https://doi.org/10.18592/msr.v5i1.9375

Santoso, Q. S. B., & Mahanani, A. E. E. (2022). Penyelesaian Wanprestasi Nasabah dalam Perjanjian Gadai Emas di PT Pegadaian Cabang Jemursari. Yustisia Tirtayasa: Jurnal Tugas Akhir, 2(3). https://doi.org/10.51825/yta.v2i3.17088

Setyawan, Y. A. (2022). Perlindungan Hukum Bagi Pemenang Lelang Manakala Permohonan Eksekusi Pengosongan Objek Lelang Digugat Debitur. Jurnal JURISTIC, 3(01). https://doi.org/10.35973/jrs.v3i01.2987

Sinambela, A. P. S., Anggraini, T., & Yanti, N. (2023). Implementasi Akad Rahn dan Akad Ijarah Terhadap Produk Gadai Emas pada Bank Syariah Indonesia KCP Medan Iskandar Muda. Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi Dan Manajemen (JIKEM), 3(2).

Sohibi, M. (2023). Penyelesaian Sengketa Gadai Syariah Atas Jaminan Barang Gadai Syariah. Indonesia Berdaya, 4(4). https://doi.org/10.47679/ib.2023588

Tussalam, R., & Ardiana, M. (2020). Perlakuan Akuntansi Pembiayaan Gadai Emas (Rahn) Berdasarkan PSAK 107 di PT. Pegadaian Syariah ( Studi Kasus di PT. Pegadaian Syariah Jombang). JFAS : Journal of Finance and Accounting Studies, 1(3). https://doi.org/10.33752/jfas.v1i3.180

Wardani, D. S., & Hasibuan, N. F. A. (2022). Analisis Prosedur Pelaksanaan Lelang pada KPKNL di Lingkungan Kanwil DJKN di Sumatera Utara. Jurnal Akuntansi Aktiva, 3(2). https://doi.org/10.24127/akuntansi.v3i2.3046

Wardani, Y. A. (2020). Gugatan Perbuatan Melawan Hukum terhadap Proses Lelang Agunan Debitur Macet oleh Bank. Acta Diurnal Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan Dan Ke-PPAT-An, 4(1). https://doi.org/10.23920/acta.v4i1.351

Yanti. (2018). Analisa Pengaruh Faktor-Faktor Pembentuk Fee Ijarah (PSAK 107) terhadap Portofolio Rahn Emas di Bank Syariah. Jurnal Buana Akuntansi, 3(1). https://doi.org/10.36805/akuntansi.v3i1.226

Yuharnita, S. (2021). Kebijakan Restrukturisasi Pinjaman Pada Peer To Peer Lending. Media Iuris, 4(1). https://doi.org/10.20473/mi.v4i1.24832

Downloads

Published

2025-07-01 — Updated on 2025-07-01

Versions