STRATEGI PENINGKATAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) KABUPATEN INDRAGIRI HULU MELAMPAUI RATA- RATA IPM PROVINSI RIAU

Authors

  • Ateng Ariono Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah, Kabupaten Indragiri Hulu

DOI:

https://doi.org/10.35446/dayasaing.v12i3.3117

Keywords:

Human Development Index, product downstreaming, economic diversification, MSMEs, regional development

Abstract

This policy paper aims to analyze human development issues in Indragiri Hulu Regency and formulate policy alternatives to sustainably improve the Human Development Index (HDI), focusing on enhancing the value-added of agricultural products, local economic diversification, MSME development, and access to markets and economic facilities to strengthen income, education, and health. The methodology combines Bardach’s (2012) comparative policy analysis and Dunn’s (1999) approach, evaluating technical, economic, political, and administrative feasibility, and assessing program alignment within the RPJMN 2025–2029, Riau Province RPJMD, and Indragiri Hulu Regency RPJMD. The analysis indicates that agricultural product downstreaming and economic diversification are the most effective strategies for improving HDI by increasing per capita income, expanding employment opportunities, enhancing access to education and health, and empowering communities through MSMEs and agritourism. The policy demonstrates high feasibility, strong political support, and alignment with national and regional development priorities, making it a recommended priority strategy to enhance quality of life and HDI achievements in Indragiri Hulu Regency

References

Abram, & Yeniwati. (2021).

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2015). Program pengembangan usaha agribisnis pedesaan (PUAP). Jakarta: Kementerian Pertanian.

Keynes, J. M. (1936). The general theory of employment, interest and money. London, UK: Macmillan.

Nurkse, R. (1953). Problems of capital formation in underdeveloped countries. Oxford, UK: Basil Blackwell.

Oxford Poverty & Human Development Initiative & UNDP. (2010). Multidimensional poverty index 2010: Technical notes. Oxford, UK: OPHI.

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 84 Tahun 2024 tentang Dukungan Pemerintah untuk Sinergi Pendanaan oleh Pemerintah Daerah.

Peraturan Menteri PPN/Bappenas Nomor 3 Tahun 2023 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Harmonisasi Kebijakan Fiskal Nasional.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025–2029.

Pemerintah Provinsi Riau. (2025). Rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) Provinsi Riau 2025–2045. Pekanbaru: Pemerintah Provinsi Riau.

Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic development (12th ed.). Harlow, UK: Pearson Education Limited.

Susanti, R., & Nugroho, H. (2021). Pengaruh hilirisasi produk pertanian terhadap pendapatan petani di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 19(2), 45–58. https://doi.org/xxxx

Susilowati, S. H., et al. (2020). Dinamika dan struktur pendapatan rumah tangga perdesaan di berbagai agroekosistem di Indonesia. Analisis Kebijakan Pertanian, 18(2), 12–30. https://doi.org/xxxx

Suryahadi, A., & Sumarto, S. (2015). Strategi pengentasan kemiskinan berbasis diversifikasi ekonomi di pedesaan Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 16(1), 1–18. https://doi.org/xxxx

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

Keputusan Menko PMK Nomor 32 Tahun 2022 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Program Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia.

Downloads

Published

2026-11-03 — Updated on 2026-11-03

Versions