ANALISIS DAMPAK PROGRAM PUPUK BERSUBSIDI TERHADAP PRODUKSI DAN PENDAPATAN PADA KELOMPOK TANI DI DESA MENAMING
DOI:
https://doi.org/10.35446/bisniskompetif.v5i1.2765Keywords:
Subsidized Fertilizer, Production, Income, Farmer Groups, R/C RatioAbstract
The subsidized fertilizer program is a strategic government policy to increase agricultural productivity and farmer welfare through input cost efficiency. This study aims to analyze the impact of the subsidized fertilizer program on production levels and farmer incomes in farmer groups in Menaming Village. Respondents in this study were farmer groups (Gapoktan) comprising three groups: Jaya Makmur, Adil Makmur, and Jagoan Subur. The analytical method used was quantitative descriptive analysis, calculating total costs (Total Cost), total revenue (Total Revenue), net income, and farming efficiency using the R/C Ratio.
The results showed that the average land ownership of the respondent farmers was 1.56 hectares, with an average productivity of 3,200 kg per hectare. The subsidized fertilizer program had a significant impact on production by ensuring the availability of nutrients at affordable prices for farmers. From an economic perspective, the use of subsidized fertilizer successfully reduced production costs to Rp 6,826,250 per hectare, resulting in a net income of Rp 1,000,000 per hectare. 13,013,750 per hectare with a selling price of Rp6,200/kg of unhusked rice. The R/C ratio obtained was 2.9, indicating that farming in Menaming Village is very feasible and profitable. The conclusion of this study is that the subsidized fertilizer program significantly increased production volume and farmer income in Menaming Village, although its effectiveness still needs to be supported by timely distribution.
References
Hutami, E. D., Santoso, S. I., & Handayani, M. (2020). Analisis pendapatan usahatani padi di Desa Jogopaten Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen. Jurnal Agrisep, 19(2), 125–136.
Ito, E., Klau, F., & Herewila, K. (2020). Analisis pendapatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi sawah di Desa Aeramo Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo. Excellentia: Jurnal Ilmiah, 9(2), 162–169.
Kautsar, M. R., Sofyan, & Makmur, T. (2021). Analisis kelangkaan pupuk bersubsidi dan pengaruhnya terhadap produktivitas padi (Oryza sativa) di Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 6(1), 45–56.
Mardikanto, T. (2020). Penyuluhan pembangunan pertanian. Surakarta: UNS Press.
Ningrat, m. A. (2021). Pertumbuhan dan hasil tanaman padi (oryza sativa l.) Pada berbagai sistem tanam di kampung desay, distrik prafi, kabupaten manokwari.
Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi.
Primalasari, I., Octalia, V., & Mulyadi, M. (2022). Analisis pendapatan usahatani padi yang menggunakan pupuk bersubsidi dan non-subsidi di Kabupaten Musi Rawas. Jurnal Agribisnis Nusantara, 8(1), 55–66.
Panjaitan, F. A. B., Fuad, & Lubis, S. Y. (2021). Analisis pendapatan usaha tani padi sawah (Studi kasus Desa Bandar Dolok Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang). Jurnal Ekonomi Pertanian, 9(2), 101–112.
Ramdani, a. R. (2024). Analisis pendapatan petani yang menggunakan pupuk bersubsidi pada usaha tani padi sawah di desa padangguni kecamatan padangguni kabupaten konawe.
Rasidi. (2025). Analisis pengaruh penggunaan pupuk subsidi dan pupuk non subsidi terhdap pendapatan petani tembakau di desa petunjungan kecamatan paiton probolinggo.
Rigi, N., Raesi, S., & Azhari, R. (2020). Analisis efektivitas kebijakan pupuk bersubsidi bagi petani padi di Nagari Cupak Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok. Jurnal Pembangunan Pertanian, 5(2), 77–89.
Ramdani, A. R., Suharjo, & Sukratman, I. M. (2024). Analisis pendapatan petani yang menggunakan pupuk bersubsidi pada usahatani padi sawah di Desa Padangguni Kecamatan Padangguni Kabupaten Konawe. Nian Tana Sikka: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(6), 29–39.
Rigi, N., Raesi, S., & Azhari, R. (2019). Analisis efektivitas kebijakan pupuk bersubsidi bagi petani padi di Nagari Cupak Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok. JOSETA: Journal of Socio Economic on Tropical Agriculture, 1(3), 75–83.
Sari, L. R., & Fahmi, A. (2022). Dampak subsidi pupuk terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani Kecamatan Megaluh Jombang dalam perspektif fenomenologis. Jurnal Ekonomi Syariah dan Agribisnis, 7(1), 34–47.
Setyawati, m. A. (2018). Pengaruh subsidi pupuk, luas lahan, terhadap biaya produksi dan pendapatan petani padi di desa jatiluwih,kecamatan penebel, kabupaten tabanan.
Soekartawi (2002). Teori Ekonomi Produksi Dengan Pokok Bahasan Analisis Coob-Douglas. Rajawali Jakarta. Suliyanto. 2011. Ekonometrika Terapan Teori Dan Aplikasi dengan SPSS. Yogyakarta : CV Andi
Soekartawi. (2019). Analisis usahatani. Jakarta: UI Press
Downloads
Published
Versions
- 2026-03-25 (3)
- 2026-03-25 (2)
- 2026-03-25 (1)







