This is an outdated version published on 2025-04-27. Read the most recent version.

Zero Waste : Mewujudkan Lingkungan yang Bersih dan Sehat di Desa Buluhcina, Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar

Authors

  • Jeni Wardi Universitas Lancang Kuning
  • Sri Wahyuni Universitas Lancang Kuning
  • Gusmarila Eka Putri FEB Universitas Lancang Kuning

DOI:

https://doi.org/10.35446/diklatreview.v9i1.1796

Abstract

Taman Wisata Alam Desa Buluh Cina memiliki pemandangan alam yang menarik untuk wisatawan dengan bermacam kekayaan flora dan fauna dengan ekosistem hutan TWA Buluh Cina yang didominasi hutan dataran rendah dan rawa air tawar. Hasil pantauan di lapangan menunjukkan bahwa komitmen para wisatawan terkait penanganan sampah masih rendah di desa wisata Buluh Cina. Walaupun pihak desa telah menyampaikan himbawan kepada para wisatawan yang datang agar mereka tidak membuang sampah dan membawa turun kembali sampah bawaannya, namun masih banyak ditemukan sampah berserakan di areal tempat wisata.

Berdasarkan  rincian  permasalahan  yang  dihadapi  mitra,  maka  beberapa  solusi  yang ditawarkan tim Pengabdian Unilak adalah Memberikan edukasi dan sharing ilmu kepada warga desa buluh cina tentang penanganan sampah dan  pengolahan sampah melalui penyampaian materi oleh tim PKM FEB unilak. Merealisasikan gerakan zero waste melalui sosialisasi dan penyuluhan terkait kegiatan pembersihan, pemilahan, dan pengelolaan  sampah  sesuai  prinsip  3R  (reduce,  reuse,  dan  recycle).  Hasil dari kegiatan ini menemukan bahwa masyarakat desa Buluhcina Sebagian  masih belum memahami tujuan pengelolaan sampah dan belum memahami strategi pengelolaan bank sampah, padahal di desa tersebut telah berdiri bank sampah. Hal ini memberikan temuan bahwa pendampingan yang konsisten kepada masyarakat perlu dilanjutkan dan dimonitor agar optimalisasi bank sampah dapat tercapai dan lingkungan TWA menjadi lebih bersih, terjaga, dan menarik.

 

Kata Kunci : Zero Waste, 3 R, Sosialisasi, Sampah, wisata  

References

Andi Cahyadi, Sriati, Andy Al Fatih, 2018, ”Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah Melalui Bank Sampah di Kabupaten Purbalingga”, Demography Journal of Sriwijaya, Vol. 2, Fakultas Sriwijaya.

Anih Sri Suryani, 2014, “Peran Bank Sampah Dalam Efektivitas Pengelolaan Sampah (Studi Kasus Bank Sampah Malang”, Jurnal DPR, Vol. 5, Nomor 1.

Bernadin. D.M., Desmintari dan Yuhanijaya. 2017. Pemberdayaan Masyarakat Desa Citeras Rangkasbitung Melalui Pengolahan Sampah dengan Konsep Ecoenzyme dan Produk Kreatif yang Bernilai Ekonomi. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat. 2(1):

Dewi, M.A., R. Anugrah, dan Y.A. Nurfitri. Uji Aktivitas Antibakteri Ekoenzim Terhadap Escherichia coli dan Shigella dysenteriae. Prosiding Seminar Nasional Farmasi (SNIFA)2 Unjani. Hal:60–68.

Setiawan, AE, 2023, Pengertian dan Definisi Sampah, http://e-journal.uajy.ac.id/

Ng Wai Yoke, Gan Seng Neon, Chew Kit Wayne, Lee Hui Shin, 2015, "Eco-Enzymes: A Potential Green Cleaning Agent for Sustainable Agriculture", Journal of Multidisciplinary Engineering Science and Technology (JMEST)

Salmah Sani, Mohd Razif Harun, 2013, "Eco-Enzymes: A New Frontier for Bioresources in Sustainable Development", Procedia Environmental Sciences

Valentine Theresia, 2019., “ Peran Bank Sampah Dalam Pengelolaan Sampah Sebagai Upaya Pencegahan Pencemaran Lingkungan di Kota Yogyakarta”.

Downloads

Published

2025-04-27 — Updated on 2025-04-27

Versions