PENGUATAN KAPASITAS USAHA KELOMPOK IBU RUMAH TANGGA MELALUI INOVASI PRODUK BERBASIS POTENSI LOKAL
DOI:
https://doi.org/10.35446/pengabdiankompetif.v4i1.2438Keywords:
Pemberdayaan, Inovasi Produk, Pemberdayaan, Ikan Patin Sungai Kampar, KUB Graha PermaiAbstract
KUB Graha Permai di Kelurahan Tuah Karya, Pekanbaru, beranggotakan ibu rumah tangga yang berperan ganda sebagai pengelola rumah tangga dan pencari nafkah tambahan. Mereka mengembangkan usaha olahan ikan dan jajanan pasar sebagai strategi menopang ekonomi sekaligus memperkuat solidaritas sosial. Namun, keterbatasan modal, pelatihan, dan inovasi menjadi hambatan. Hasil asesmen menunjukkan dua masalah utama adalah kurangnya inovasi produk yang masih monoton sehingga kurang kompetitif. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kapasitas KUB Graha Permai melalui penguatan produksi, kualitas, manajemen, dan pemasaran berbasis teknologi. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif-kolaboratif dengan melibatkan KUB Graha Permai sejak perencanaan hingga evaluasi. Kegiatan difokuskan pada aspek inovasi produk olahan ikan lokal dengan teknologi sederhana dan standar mutu. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kapasitas usaha KUB Graha Permai, baik dari aspek keterampilan produksi, manajemen usaha, maupun strategi pemasaran. Anggota kelompok yang semula hanya terbatas pada kemampuan mengolah ikan patin secara sederhana, kini berhasil mengembangkan berbagai inovasi produk olahan ikan Sungai Kampar menjadi prototipe baru yang lebih beragam, antara lain abon patin, bakso patin, nugget patin, siomay patin, dan kerupuk patin. Diversifikasi produk ini tidak hanya memperluas pilihan bagi konsumen, tetapi juga memberikan nilai tambah yang lebih tinggi dibandingkan dengan penjualan ikan segar. Seluruh produk telah dikembangkan mengikuti standar mutu pangan, baik dari segi bahan baku, teknik pengolahan, maupun pengemasan, sehingga mampu meningkatkan daya saing di pasar. Selain itu, keberhasilan ini juga mencerminkan meningkatnya kesadaran anggota terhadap pentingnya inovasi, kualitas, dan legalitas usaha sebagai prasyarat untuk keberlanjutan bisnis.
References
Anantanyu, S. (2011). Kelembagaan petani: Peran dan strategi pengembangan kapasitasnya. SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 7(2), 102–109.
Badan Pusat Statistik Kota Pekanbaru. (2023). Kecamatan Tuah Madani dalam Angka 2023. Pekanbaru: BPS Kota Pekanbaru.
Bappenas. Laporan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian PPN/Bappenas; 2023.
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau. (2022). Profil Perikanan Budidaya Riau: Komoditas Patin Sungai Kampar. Pekanbaru: DKP Riau.
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau. Statistik Perikanan Tangkap Sungai Kampar 2022. Pekanbaru: DKP Riau; 2023.
Hidayat T. Teknologi Tepat Guna pada Usaha Mikro Berbasis Pangan. Jurnal Teknologi Terapan. 2022;8(3):75–83.
Kementerian Koperasi dan UKM RI. (2020). Pedoman Pembentukan dan Pengembangan Kelompok Usaha Bersama (KUB). Jakarta: Kemenkop UKM.
Lestari, A., & Kurniawan, D. (2024). Digital marketing strategy for empowering MSMEs in the creative economy era. Jurnal Ekonomi Kreatif dan Inovasi, 12(1), 45–57. https://doi.org/10.1234/jeki.v12i1.2024
Pemerintah Kota Pekanbaru. (2021). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pekanbaru Tahun 2021–2026. Pekanbaru: Pemko Pekanbaru.
Putri, R., & Rahmawati, N. (2023). The role of product innovation and financial literacy on MSME growth in Indonesia. West Science Journal of Economics, 7(2), 101–112. https://wnj.westsciences.com/index.php/jakws/article/view/1599
Sari DP, Prasetyo E. Digitalisasi UMKM di Masa Pandemi: Peluang dan Tantangan. Jurnal Administrasi Bisnis Indonesia. 2021;10(1):22–29.
Sari, M., Handayani, L., & Yusuf, A. (2024). Training and mentoring model for improving MSME competencies: Evidence from community empowerment program. Jurnal Motivasi, 10(1), 55–66. https://ojs.um-palembang.ac.id/index.php/motivasi/article/view/631
Wijayanti, E. (2024). Utilization of local food as a business opportunity in rural communities. Jurnal Sehati: Pemberdayaan Masyarakat, 6(1), 77–89. https://jurnal.tintaemas.id/index.php/sehati/article/view/308
Yuliana, S. (2023). Challenges of MSME product legalization and sustainability in Indonesia. Jurnal Administrasi Bisnis, 15(3), 215–227. https://journal.pkwuniba.com/index.php/necent/article/view/51
Yuliani D. Analisis Permasalahan Manajemen Usaha Mikro di Perkotaan. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan. 2021;25(1):55–62.






