DESA PETERNAKAN MANDIRI ENERGI: IMPLEMENTASI IOT DENGAN PANEL SURYA DAN PLT BIOGAS SEBAGAI SOLUSI BERKELANJUTAN
DOI:
https://doi.org/10.35446/pengabdiankompetif.v4i2.2536Keywords:
Energi Listrik; Panel Surya; PLTb; Internet of Things (IoT); Peternakan BerkelanjutanAbstract
Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk mendorong kemandirian energi (swasembada energi listrik) dan meningkatkan efisiensi peternakan Fajar Pagi di Desa Tengganau melalui penerapan teknologi energi listrik terbarukan yaitu Pembangkit Listrik tenaga Biogas dan Tenaga Surya serta sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT). Kelompok Peternak Sapi “Fajar Pagi” sebagai mitra kegiatan, menghadapi sejumlah kendala, antara lain : limbah kotoran sapi yang belum termanfaatkan dan membuat polusi udara sekitar peternakan, penghasilan pas- pasan sehingga biaya listrik dan gas menjadi pengeluaran yang cukup memberatkan, belum adanya pemanfaatan limbah ternak, serta minimnya pemanfaatan teknologi digital dan kurangnya keterampilan mitra dalam pengelolaan limbah sapi dan teknologi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat menawarkan solusi inovatif, yaitu pemanfaatan kotoran sapi sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga biogas serta memanfaatkan energi matahari menjadi listrik dengan pemasangan panel surya, instalasi biogas dan pengembangan sistem monitoring yang terhubung dengan aplikasi Android untuk memudahkan mitra mengelola energi listrik yang dihasilkan. Dalam mewujudkan implementasi tersebut, kelompok mitra/ peternak diberikan pelatihan dan pendampingan agar mampu mengelola dan merawat teknologi tersebut secara mandiri. Melalui program ini, diharapkan adanya peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat dimana terjadi pengurangan biaya rumah tangga akibat gas dan listrik gratis dari alam dan bebas bau/ polusi udara dari kotoran sapi sehingga terciptanya model desa mandiri energi yang dapat diterapkan di wilayah lainnya.
References
Setiawan D, Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk Tanaman Hidroponik , Jurnal Teknik. 2020;14(2): 208-215
Siswati L, Manfaatkan Kotoran Sapi Menjadi Kompos Untuk Tanaman Masa Pandemi Di Kelurahan Umbansari Kota Pekanbaru, Jurnal Dinamisia. 2021;5(2):531-537.
Siswati L, Pemberdayaan Masyarakat Di Sekitar Perusahaan Inti Indosawit Subur, Jurnal Karya Abdi Masyarakat, 2017;1(2):146-153
Eteruddin E, Setiawan D, Web Based Raspberry Monitoring System Solar Energy Power Plant, IOP_Conf. Series: Earth and Environmental Science 469 (2020) 012051, doi:10.1088/1755- 1315/469/1/012051.
United Nations. Transforming our world: the 2030 agenda for sustainable development [Internet]. New York: UN; 2015 [cited 2025 Apr 10]. Available from: https://sdgs.un.org/2030agenda
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi Negeri dan LLDIKTI [Internet]. Jakarta: Kemendikbud; 2020 [cited 2025 Apr 10]. Available from: https://dikti.kemdikbud.go.id
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Rencana Induk Riset Nasional 2017– 2045. Jakarta: Kemenristekdikti; 2017
Setiawan EA, Saputra RH. Desain sistem panel surya off-grid untuk daerah pedesaan. J Energi Terbarukan. 2021;10(1):45–53.
Kurniawan R, Yuliana N. Pemanfaatan biogas dari limbah ternak sebagai alternatif energi ramah lingkungan. J Teknologi Pertanian. 2022;18(2):110–117.
Siregar MA, Nugroho R. Sistem monitoring peternakan berbasis Internet of Things (IoT) untuk efisiensi energi. Jurnal Teknologi Terapan. 2020;6(3):75–83.
Wibowo A, Andayani S. Strategi pemberdayaan masyarakat melalui model partisipatif dalam program pengabdian. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat. 2021;6(1):55–61.
Rahmawati D, Sugianto T. Peningkatan kompetensi masyarakat desa dalam teknologi energi alternatif. Jurnal Abdimas. 2022;4(3):90–98.
Yusuf M, Hasanah L. Model keberlanjutan program teknologi tepat guna di daerah pedesaan. Jurnal Inovasi Sosial Teknologi. 2023;5(2):44–52
Downloads
Published
Versions
- 2025-11-20 (2)
- 2025-11-20 (1)






