ADAPTASI TEKNOLOGI DIGITAL DALAM ASPEK PASAR DAN PEMASARAN USAHA MIKRO KECIL (UMK) SEKTOR KULINER DI KOTA AMBON
DOI:
https://doi.org/10.35446/pengabdiankompetif.v4i2.2539Keywords:
adaptasi teknologi digital, usaha mikro kecil kuliner, aspek pasar dan pemasaranAbstract
Survey yang dilakukan pada 42 pelaku Usaha Mikro Kecil sektor kuliner di Kota Ambon ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembangan pasar dan pemasaran usaha mikro kecil sektor kuliner di Kota Ambon di era transformasi digital. Apakah bisnis itu telah dirancang dengan mindset pasar digital? apakah pelaku usaha mikro kecil telah dapat beradaptasi dengan teknologi digital dalam memasarkan produknya? bagaimana strategi pemasaran yang digunakan UMK kuliner dalam era digital; Apa Tantangan dan peluang yang dihadapi UMKM kuliner dalam mengadopsi teknologi digital; dan Dampak transformasi digital terhadap kinerja UMKM kuliner di Kota Ambon.
Hasil survey menunjukan bahwa transformasi digital telah dapat diadopsi dengan baik oleh pelaku UMK sector kuliner di kota Ambon. Karena mereka menyadari bahwa, adaptasi teknologi digital bukan hanya peluang, tetapi kebutuhan bagi UMK sektor kuliner untuk bertahan di pasar yang kompetitif. Dari waktu ke waktu UMK telah dapat memperbaharui image bisnisnya menjadi sebuah bisnis yang modern dan kompetitif. Ini merupakan respons terhadap adanya revolusi industri 4.0 dan society 5.0 serta dampak pandemi COVID-19, yang mengakibatkan terjadinya transisi dari model bisnis tradisional ke digital. Penggunaan teknologi digital dalam aspek pasar dan pemasaran, seperti media sosial (TikTok, Facebook dan Instagram serta WhatsApp), platform e-commerce (GoFood, GrabFood, ShopeeFood), dan system pembayaran digital (e-Wallet dan QRIS) merupakan strategi bisnis UMK dalam memperluas jaringan pasar dan memperkenalkan produknya, serta mempermudah dalam transaksi keuangan. Adaptasi teknologi digital memberi banyak keuntungan pelaku bisnis kuliner, baik dalam aspek pasar dan pemasaran maupun dalam aspek keuangan.
Kata Kunci: adaptasi teknologi digital, usaha mikro kecil kuliner, aspek pasar dan pemasaran
References
Dinas Koperasi dan UMKM Kota Ambon. (2022). Program Pelatihan Digital untukUMKM Kuliner. Ambon: Diskop UMKM Ambon.
Gatotpra, (2025), “Peran Transformasi Digital Untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Meraih Pasar Melalui Tata Kelola Keuangan dan Strategi Pemasaran Yang Optimal”, STIE Indonesia, Jakarta, 2025
Geti Media, (2024), Transformasi Digital UMKM di Kota Ambon, https://getimedia.id/2024/11/18/transformasi-digital-umkm-di-kota-ambon/
Helena Atifa Khusna Izzati, (2025), “Strategi Personal Branding UMKM Surakarta: Membangun Kepercayaan Konsumen di Era Digital”, Jurnal Bengawan Solo, vol 4 (1), Juni 2025
Herman,Winda. (2025) “Pemkot Ambon dorong pelaku UMKM terapkan transaksi digital”, Antara News, Sabtu, 16 Agustus 2025, https://ambon.antaranews.com/berita/284921/pemkot-ambon-dorong-pelaku-umkm-terapkan-transaksi-digital
Kementerian Koperasi dan UKM. (2022). Laporan Tahunan Koperasi dan UMKM.
Kementerian Perindustrian RI. (2022). “Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia:Strategi Digitalisasi UMKM”. Jakarta: Kemenperin.
McKinsey & Company. (2023). “Digital Disruption in Southeast Asia's Food Sector”, McKinseyGlobal Institute.
OECD. (2020). “Supporting SMEs in a Digital Economy”. OECD Publishing.
Sanduan, Abdullah. Ahmad Thariq, Husaini Arifin, (2025), “Pengaruh Teknologi Pengelolaan Keuangan Terhadap Kinerja UMKM Di Desa Waiheru Kota Ambon” Innovative: Journal of Social Science Research, Vo5 (1) 2025)
Sangadji, Syahirah. (2024), “UMKM dalam Tantangan Digital”, KBRN Ambon, 30 Juni 2024, https://rri.co.id/ambon/umkm/790746/umkm-dalam-tantangan-digital
Smith, J., & Jones, K. (2021). "Social Media Marketing for Culinary Micro-Businesses."Journal of Small Business Management, 59(3), 456-478.
Tangke, Diar Muzna (2025), “Ekonomi Digital Dan Inovasi Produk Sebagai Pendorong Keunggulan Bersaing Usaha Mikro Kecil, JUMANAGE, Volume 4 Nomor 1 Januari 2025
Downloads
Published
Versions
- 2025-11-21 (2)
- 2025-11-21 (1)






