This is an outdated version published on 2026-01-27. Read the most recent version.

MENGENAL RADIOGRAFI CEDERA TULANG: EDUKASI PENCEGAHAN KECELAKAAN LALU LINTAS MELALUI GAMBAR RADIOGRAFI PADA KASUS PATAH TULANG BAGI SISWA SMA N 11 PEKANBARU

Authors

  • Danil Hulmansyah Universitas Awal Bros
  • Marido Bisra Universitas Awal Bros
  • Marian Tonis Universitas Awal Bros
  • Neni Afriani Universitas Awal Bros
  • Wulan Pramadhani Universitas Awal Bros

DOI:

https://doi.org/10.35446/pengabdiankompetif.v4i2.2616

Keywords:

Radiografi; Edukasi; kuesioner; generasi muda

Abstract

Kecelakaan lalu lintas masih menjadi penyebab utama kematian dan cedera serius, khususnya di kalangan generasi muda. Data menunjukkan bahwa kelompok usia 15-29 tahun merupakan yang paling rentan. Pendekatan edukasi konvensional yang berfokus pada pengenalan rambu seringkali kurang memberikan dampak emosional yang mendalam.

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan suatu inovasi dalam edukasi pencegahan kecelakaan melalui pendekatan shock therapy edukatif. Metode yang digunakan adalah dengan memanfaatkan bukti visual hasil radiografi (foto Rontgen) cedera tulang akibat kecelakaan sebagai materi penyuluhan kepada siswa SMA Negeri 11 Pekanbaru. Melihat langsung gambar fraktur kompleks dan alat fiksasi diharapkan dapat menanamkan pemahaman tentang konsekuensi nyata dan menyakitkan dari kelalaian berkendara, sehingga menumbuhkan positive fear dan mendorong perubahan perilaku.

Kegiatan dilaksanakan dengan memberikan penyuluhan dan mengedukasi siswa tentang bahaya kecelakaan yang dapat mengakibatkan patah tulang hingga cacat permanen. Efektivitas program ini diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman dan kesadaran peserta. Diharapkan, pendekatan ini dapat menciptakan efek jera dan menjadikan generasi muda sebagai agen perubahan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Pengabdian masyarakat ini berupa edukasi radiografi sebagai upaya preventif dan pembentukan perilaku safety pada siswa SMA, ini menunjukkan keberhasilan yang sangat signifikan dan terukur, baik dalam aspek kognitif maupun potensi perubahan perilaku sosial. Intervensi edukasi menggunakan kombinasi metode ceramah interaktif, diskusi, dan media visual berupa poster radiografi terbukti sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa. Peningkatan pemahaman kognitif ini secara kuantitatif terlihat jelas dari lonjakan nilai rata-rata peserta dari <50% (pre-test) menjadi 90% (post-test

References

American College of Surgeons (ACS). (2022). ATLS®: Advanced Trauma Life Support Student Course Manual (11th ed.). American College of Surgeons.

American College of Surgeons. (2022). ATLS®: Advanced Trauma Life Support Student Course Manual (11th ed.). Chicago: ACS.

Astuti, P. I., & Purnamasari, V. (2021). Efektivitas Media Poster Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Pencegahan Kecelakaan Lalu Lintas Pada Remaja. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(01), 35-42.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Statistik Transportasi Darat 2022. Jakarta: BPS.

Haagsma, J. A., Graetz, N., Bolliger, I., et al. (2020). The global burden of injury: incidence, mortality, disability-adjusted life years and time trends from the Global Burden of Disease study 2013. Injury Prevention, 22(1), 3-18.

Handayani, R., & Permadi, A. (2024). Pengaruh Edukasi Berbasis Social Cognitive Theory (SCT) dan Media Visual terhadap Peningkatan Self-Efficacy Keselamatan Berkendara pada Siswa SMK. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(2), 88-97.

Hulmansyah D, Bisra, Marido T, Mohd Y, Angella S. POSYANDU MERANGKAI BUNGA SETAMAN, PUSKESMAS. Diklat Rev J Manaj Pendidik dan Pelatih [Internet]. 2024;8(3):375–8. Available from: https://ejournal.kompetif.com/index.php/diklatreview/article/view/1896

Hulmansyah D, Yoshandi TM, Sukri A. SOCIALIZATION OF BASIC OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY (K3) CULTURE FOR JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS SOSIALISASI BUDAYA KESEHATAN KESELAMATAN KERJA (K3). Awal Bros J Community Dev. 2024;5(1):36–41.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2022). Data Kecelakaan Lalu Lintas Tahun 2022. [Data dapat diakses dari situs resmi Korps Lalu Lintas Polri atau Kemenhub].

Khairani, Z., & Setiadi, A. (2023). Penerapan Model VARK dan Metode Diskusi Kelompok untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika Kesehatan di Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 11(4), 590-600.

Korlantas Polri. (2022). Statistik Kecelakaan Lalu Lintas Tahun 2022. Jakarta: Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia.

Merriam, S. B., & Bierema, L. L. (2013). Adult Learning: Linking Theory and Practice. Jossey-Bass.

Putra, E. M., & Hidayat, R. (2020). Analisis Hubungan Faktor Theory of Planned Behavior (TPB) dengan Niat Berperilaku Aman (Safety Intention) dalam Berkendara pada Pelajar. Jurnal Psikologi Sosial, 18(1), 45-56.

Rugar, T. G., & Stoller, D. W. (2021). The Trauma Radiograph: A Systematic Approach. Radiologic Clinics of North America, 59(5), 777–791.

Ruangchai, S., Srikrajang, J., & Pichainarong, N. (2022). Effectiveness of a road safety education program using simulation and graphic images among high school students in Thailand. Journal of Health Research, 36(Suppl), S1-S10.

Sari, W. M., & Nugroho, D. A. (2022). Peran Fear Appeal yang Terkelola dalam Kampanye Kesehatan: Studi Kasus Penggunaan Visual Dampak Fisik untuk Motivasi Perubahan Perilaku. Jurnal Komunikasi Kesehatan, 8(3), 125-136.

Shults, R. A., & Williams, A. F. (2021). Trends in Teen Driver Licensing in the United States, 2012–2019. Journal of Safety Research, 78, 139-145.

Witte, K., & Allen, M. (2000). A Meta-Analysis of Fear Appeals: Implications for Effective Public Health Campaigns. Health Education & Behavior, 27(5), 591–615.

World Health Organization (WHO). (2023). Global Status Report on Road Safety 2023. Geneva: World Health Organization.

Published

2026-01-27

Versions