Pemberdayaan Kelompok Tani ‘Qila Tani’ melalui Hibah Trolley Sprayer Pestisida di Kabupaten Kampar

Authors

  • Rahmatsyah Maksum Ramsi Jurusan Teknik Mesin, Universitas Riau
  • Fransiskus Faisal Simatupang Jurusan Teknik Mesin, Universitas Riau
  • Mintarto Mintarto Jurusan Teknik Mesin, Universitas Riau
  • Brian Agung Cahyo P Jurusan Teknik Mesin, Universitas Riau
  • Jheri Hermanto Jurusan Teknik Mesin, Universitas Riau
  • Ari Andriyas Puji Jurusan Teknik Mesin, Universitas Riau
  • Hanif Nugroho Aji Jurusan Teknik Mesin, Universitas Riau
  • Musthafa Akbar Jurusan Teknik Mesin, Universitas Riau
  • Dedi Rosa Putra Cupu Jurusan Teknik Mesin, Universitas Riau
  • Nazaruddin Nazaruddin Jurusan Teknik Mesin, Universitas Riau
  • Yohanes Yohanes Jurusan Teknik Mesin, Universitas Riau
  • Asral Asral Jurusan Teknik Mesin, Universitas Riau
  • Warman Fatra Jurusan Teknik Mesin, Universitas Riau
  • Azridjal Aziz Jurusan Teknik Mesin, Universitas Riau
  • Efi Afrizal Jurusan Teknik Mesin, Universitas Riau
  • Sunny Ineza Putri Universitas Riau
  • Syafrinaldi Zuhrimansyah Jurusan Teknik Mesin, Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.35446/pengabdiankompetif.v5i1.2888

Keywords:

trolley sprayer, mekanisasi pertanian, efisiensi kerja, pemberdayaan petani, teknologi tepat guna

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Tani "Qila Tani" di Desa Karya Indah, Kampar, melalui implementasi teknologi tepat guna berupa trolley sprayer pestisida mekanis. Program dilatarbelakangi oleh rendahnya efisiensi kerja penggunaan knapsack sprayer manual 16 liter, yang menyebabkan tingginya beban fisik dan lambatnya pengendalian hama. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi masalah, pelatihan teknis operasional dan perawatan (SOP), serta hibah alat. Pelatihan diikuti secara intensif oleh 7 orang peserta, mewakili 70% dari total anggota kelompok tani. Hasil evaluasi kuantitatif menunjukkan keberhasilan program yang signifikan dalam peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). Rata-rata global kompetensi peserta meningkat sebesar 72%. Lonjakan tertinggi terjadi pada keterampilan operasional alat sebesar 92%, diikuti peningkatan pemahaman perawatan dan SOP sebesar 74%, serta prinsip kerja mesin sebesar 53%. Selain itu, secara teknis tercatat peningkatan kapasitas angkut pestisida hingga 70 liter dan percepatan waktu penyemprotan. Kesimpulannya, adopsi trolley sprayer terbukti efektif meningkatkan kompetensi SDM petani, menghilangkan beban kerja fisik, dan mempercepat transisi mekanisasi pertanian untuk mendukung produktivitas di Desa Karya Indah.

References

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kampar. (2023). Potensi Desa Karya Indah Tahun 2023. Diperoleh dari https://pupr.kamparkab.go.id/public/dokumen/2023/04/915b9db6466bacf6533c88e1627edf0a.pdf

Ermawati, T., Dalmiyatun, T., & Prayoga, K. (2021). Pengaruh modal sosial terhadap keberlanjutan Gapoktan Ngudi Rukun di Kabupaten Wonogiri. Jambura Agribusiness Journal, 3(1), 1–14.

Holmén, M., Sanchez-Preciado, D. J., & Ljungberg, D. (2025). How does technology transfer evolve in rural regions? Transferors, recipients, and the role of absorptive capacity in developing economies. Journal of Rural Studies, 118. doi:10.1016/j.jrurstud.2025.103688

Jalu, M. V., Yadav, R., & Ambaliya, P. S. (2023). A comprehensive review of various types of sprayers used in modern agriculture. The Pharma Innovation Journal, 12(4), 143-149.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2025). Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian. Diperoleh dari https://simluh.pertanian.go.id/guestreport/

Khaliq, M., Daud, A., & Hidayat, M. (2023). Pengaruh motivasi petani, adopsi teknologi pertanian dan intensitas penyuluhan terhadap produktivitas petani pada Kecamatan Banggae Timur Kabupaten Majene. Jurnal Magister Manajemen Nobel Indonesia, 4(3), 491–502.

Kuntariningsih, A., & Mariyono, J. (2014). Adopsi teknologi pertanian untuk pembangunan pedesaan: Sebuah kajian sosiologis. Agriekonomika, 3(2), 180–191.

Ledjab, M. M., Kamariyah, S., Sholicah, N., & W, D. P. (2025). Efektivitas program pemberdayaan petani berbasis partisipasi masyarakat di Desa Torok Golo, Kecamatan Rana Mese Manggarai Timur. Studi Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi, 2(2), 130–140.

Nasution, L. (2022). Buku ajar: Pestisida dan teknik aplikasi. Medan: UMSU Press.

Pakpahan, H. T., Kurniasih, S., Heryadi, Y., & Fauziah, A. (2024). Konsep pemberdayaan masyarakat. Padang: HEI Publishing Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Kampar. (2019). Penetapan Klasifikasi Jenis Desa (Surat Keputusan Bupati Kampar Nomor 140-223/I/2019).

Pemerintah Kabupaten Kampar. (2021). Penetapan dan Penegasan Batas Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar (Peraturan Bupati Kampar Nomor 34 Tahun 2021).

Santi, W. O., Hamzah, A., & Jayadisastra, Y. (2024). Pemberdayaan petani melalui peran kelompok tani padi sawah di Kelurahan Baruga Kecamatan Baruga. JIPPM (Jurnal Ilmiah Penyuluhan dan Pengembangan Masyarakat), 4(3), 228–237.

Syafi’i, A., & Mertayasa, A. (2024). Penggunaan teknologi tepat guna dalam upaya pengembangan ekonomi pedesaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. CAKRAWALA, 7(2), 475–481.

Xiongkui, H. (2024). Agricultural environment and intelligent plant protection equipment. Agronomy, 14(5), 937. doi:10.3390/agronomy14050937

Downloads

Published

2026-05-29 — Updated on 2026-05-29

Versions