PENDAMPINGAN PENGURUSAN IZIN EDAR PAGAN SEGAR ASAL TUMBUHAN PRODUKSI DALAM USAHA KECIL (PSAT-PDUK) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS NILAI JUAL PRODUK PADA PELAKU USAHA KOTA DUMAI
DOI:
https://doi.org/10.35446/pengabdiankompetif.v5i1.2906Keywords:
PSAT-PDUK, distribution permit, small business assistance, OSS, fresh food, product legalityAbstract
The ownership of distribution permits for Fresh Food of Plant Origin produced by small enterprises (PSAT-PDUK) plays an important role in improving product legality, food safety, and market competitiveness. However, most small-scale business actors in Dumai City still face difficulties in obtaining distribution permits, particularly in understanding regulations, preparing required documents, and using the Online Single Submission (OSS) system. This community service program aimed to assist small business actors in the registration process of PSAT-PDUK based on the National Food Agency Regulation Number 10 of 2025. The implementation method applied a Participatory Action Research (PAR) approach combined with technical mentoring through several stages, including regulatory socialization, document preparation workshops, OSS submission facilitation, and post-registration assistance. The target participants consisted of 15–20 small-scale fresh food business actors in Dumai City. The results showed a 68% increase in participants’ understanding of regulations and licensing procedures, indicated by the improvement of the average pre-test score from 42 to 81 in the post-test. All participants successfully prepared the required registration documents, improved product labeling designs, and obtained OSS accounts and Business Identification Numbers (NIB). A total of 15 business actors successfully submitted complete PSAT-PDUK registration applications to the Dumai City OKKPD, and most participants had obtained registration numbers by the end of the program. This mentoring program proved effective in improving the administrative capacity and digital literacy of small business actors while supporting the enhancement of legality, product quality, and market value of fresh food products in Dumai City
References
Afifah, N., Mulyani, S., & Kusumawardani, R. (2022). Implementasi regulasi keamanan pangan pada rantai pasok pangan segar di Indonesia: Tantangan dan peluang. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 10(3), 145–158.
Anggraini, D., Setiawan, B., & Kusuma, H. (2023). Literasi regulasi perizinan pangan pada pelaku usaha mikro kecil: Studi di wilayah Sumatera. Jurnal Administrasi Bisnis, 19(2), 78–94.
Anggraini, D., Setiawan, B., & Kusuma, H. (2023). Literasi regulasi perizinan pangan pada pelaku usaha mikro kecil: Studi di wilayah Sumatera. Jurnal Administrasi Bisnis, 19(2), 78–94.
Badan Pangan Nasional. (2025). Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 10 Tahun 2025 tentang Standar Produk pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Subsektor Pangan Segar. Jakarta: Badan Pangan Nasional Republik Indonesia.
Badan Pangan Nasional. (2025). Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 10 Tahun 2025 tentang Standar Produk pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Subsektor Pangan Segar. Jakarta: Badan Pangan Nasional Republik Indonesia.
Handayani, R., Prasetyo, A., & Wulandari, N. (2024). Model pendampingan pengurusan perizinan pangan untuk usaha kecil: Tinjauan efektivitas dan luaran terukur. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 10(1), 45–60.
Handayani, R., Prasetyo, A., & Wulandari, N. (2024). Model pendampingan pengurusan perizinan pangan untuk usaha kecil: Tinjauan efektivitas dan luaran terukur. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 10(1), 45–60.
Kusumawati, I., Hartono, B., & Dewanti, R. (2023). Pengaruh kelengkapan label kemasan berlabel resmi terhadap persepsi konsumen pada produk pangan segar. Jurnal Mutu Pangan, 10(2), 67–79.
Kusumawati, I., Hartono, B., & Dewanti, R. (2023). Pengaruh kelengkapan label kemasan berlabel resmi terhadap persepsi konsumen pada produk pangan segar. Jurnal Mutu Pangan, 10(2), 67–79.
Mahmud, A., & Setyawan, D. (2024). Reformasi sistem perizinan berusaha berbasis risiko dan implikasinya terhadap formalisasi usaha kecil sektor pangan. Jurnal Kebijakan Publik, 15(1), 23–38.
Mahmud, A., & Setyawan, D. (2024). Reformasi sistem perizinan berusaha berbasis risiko dan implikasinya terhadap formalisasi usaha kecil sektor pangan. Jurnal Kebijakan Publik, 15(1), 23–38.
Nugroho, F., Puspitasari, D., & Hidayat, T. (2023). Dampak ketiadaan izin edar terhadap pertumbuhan usaha mikro kecil pangan: Analisis multidimensi. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 31(2), 112–127.
Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 10 Tahun 2025 tentang Standar Produk pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Subsektor Pangan Segar.
Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 10 Tahun 2025 tentang Standar Produk pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Subsektor Pangan Segar.
Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.
Pratiwi, A., & Haryono, S. (2023). Profil kepatuhan perizinan pelaku usaha mikro kecil pangan segar di kawasan Sumatera: Tantangan dan hambatan. Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian, 7(1), 33–47.
Ramadhani, F., & Fitria, L. (2024). Pengaruh legalitas izin edar terhadap nilai jual produk pangan segar usaha kecil di era perdagangan digital. Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian, 9(1), 55–70.
Ramadhani, F., & Fitria, L. (2024). Pengaruh legalitas izin edar terhadap nilai jual produk pangan segar usaha kecil di era perdagangan digital. Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian, 9(1), 55–70.
Santoso, H., & Prabowo, M. (2024). Kesenjangan implementasi regulasi perizinan pangan di daerah: Studi kasus pada OKKPD Kabupaten/Kota di Indonesia. Jurnal Administrasi Publik, 22(1), 89–105.
Santoso, H., & Prabowo, M. (2024). Kesenjangan implementasi regulasi perizinan pangan di daerah: Studi kasus pada OKKPD Kabupaten/Kota di Indonesia. Jurnal Administrasi Publik, 22(1), 89–105.
Sari, M., Wibowo, A., & Lestari, P. (2024). Peran nomor izin edar dalam membangun kepercayaan konsumen pada transaksi pangan daring. Jurnal Pemasaran dan Konsumen, 6(2), 101–116.
Sulistyowati, L., Haryanto, T., & Prasetyo, E. (2022). Efektivitas pendampingan perguruan tinggi dalam pengurusan izin usaha mikro kecil pangan. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 8(3), 215–228.
Sulistyowati, L., Haryanto, T., & Prasetyo, E. (2022). Efektivitas pendampingan perguruan tinggi dalam pengurusan izin usaha mikro kecil pangan. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 8(3), 215–228.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Wahyuni, S., & Pradana, M. (2023). Legalitas produk dan kinerja pemasaran usaha kecil pangan: Bukti empiris dari pasar tradisional dan platform daring. Jurnal Manajemen Pemasaran, 17(2), 88–103.
Wahyuni, S., & Pradana, M. (2023). Legalitas produk dan kinerja pemasaran usaha kecil pangan: Bukti empiris dari pasar tradisional dan platform daring. Jurnal Manajemen Pemasaran, 17(2), 88–103.
Widyaningsih, T. D., Murtini, E. S., & Zubaidah, E. (2022). Pengembangan usaha pangan lokal sebagai strategi penguatan ketahanan pangan daerah di Pulau Sumatera. Jurnal Teknologi Pertanian, 23(1), 1–14.
Published
Versions
- 2026-06-05 (2)
- 2026-06-05 (1)






