ANALISIS KINERJA BANK SYARIAH INDONESIA SEBELUM DAN SETELAH PENGGABUNGAN USAHA

Authors

  • Liviawati Liviawati FEB Universitas Lancang Kuning
  • Gusmarila Eka Putri FEB Universitas Lancang Kuning
  • Jeni Wardi Universitas Lancang Kuning

DOI:

https://doi.org/10.35446/dayasaing.v11i2.1633

Keywords:

Kata Kunci : Kinerja Keuangan, Bank Syariah, Bank Konvensional, BRIS

Abstract

Pemerintah Indonesia memiliki mimpi ingin mempunyai satu bank syariah BUMN yang besar maka untuk mewujudkan mimpinya tersebut pemerintah bermaksud untuk melakukan penggabungan usaha tiga bank syariah milik BUMN menjadi satu bank syariah. Bank syariah BUMN yang digabung pemerintah adalah Bank Negara Indonesia syariah, Bank rakyat syariah dan bank mandiri syariah, dimana hasil penggabungan ketiga Bank BUMN syariah ini diberi nama Bank Syariah Indonesia. Penggabungan ini terlaksana sejak 1 februari 2021 silam. Maksud dan tujuan penggabungan ini adalah untuk memperoleh bank syariah yang memiliki aset besar sehingga dapat menjadi bank syariah yang terbesar yang dimiliki oleh indonesia. Akan tetapi peneliti menilai penggabungan ini  menyiratkan tujuan lain dimana mengingat kembali peristiwa penggabungan bank konvensional  pada tahun 1998 yang mana sekarang melahirkan Bank Mandiri. Penggabungan bank konvesional pada tahun 1998 merupakan penggabungan 4 bank konvensional dimana 3 bank konvensional memiliki kinerja jelek hanya satu bank konvensional yang memiliki kinerja baik yaitu bank EXIM . Jadi pendirian bank mandiri ini bertujuan untuk memperbaiki kinerja 3 bank konvensional yang jelek, sehingga 3 bank itu digabungkan kedalam bank exim dan berganti nama dengan bank mandiri. Peneliti bermaksud untuk melihat ini, apakah penggabungan bank syariah BUMN menjadi bank syariah indonesia memang bertujuan untuk mendapatkan asset bank syariah yang besar atau juga dikarenakan 3 bank syariah BUMN ( BNIS, BRIS dan mandiri syariah ) sebelum bergabung memiliki kinerja keuangan yang jelek atau sebaliknya. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul kinerja Bank Syariah Indonesia sebelum dan setelah penggabungan usaha. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan uji beda kinerja bank sebelum dan setelah penggabungan usaha dengan menggunakan rasio FDR, CAR, NPF,ROA dan BOPO.

Hasil penelitiannya adalah terdapat perbedaan kinerja BSI sebelum dan setelah penggabungan usaha dimana indikator kinerja yang berbeda adalah BOPO,ROA,NPF dan DPK ( dana pihak ketiga ). Sedangkan indikator kinerja yang tidak berbada antara sebelum dan setelah merger Bsi adalah CAR dan FDR. Setelah Merger BOPO BSI menurun dari pada sebelum merger, sedangkan ROA setelah merger naik dari pada sebelum Merger. Setelah merger NPF BSI turun dari pada sebelum merger sedangkan DPK setelah merger juga niak dari pada sebelum merger.

Kata Kunci : Kinerja Keuangan, Bank Syariah, Bank Konvensional, BRIS

 

References

Kasmir , Dasar-dasar perbankan, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta , tahun 2006,

Kuncoro, M dan Suhardjono, BPFE, Yogyakarta, tahun 2002

Sastradipoetra, K, Manajemen Perbankan, Kappa Sigma, Bandung, Tahun 2004

Sugiyono, Metode Penelitian Bisnis, Alfabeta, bandung tahun 2016

Andreani Caroline Barus, Erick, Analisis Faktor yang Mempengaruhi Non Performing Loan Pada Bank Umum di indonesia, https://mikroskil.ac.id

Ariq fikria niagasi, Pengaruh LDR, Bank size, BI rate dan Exchange rate terhadap NPL studi empiris pada perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2015 – 2018, Prosiding 2nd Business and economic conference in utilizing of modern technology, ISSN 2662-9404

KM Suli astrini, I wayan Suwendra, I ketut Suwarna, Pengaruh CAR,LDR dan bank Size terhadap NPL pada Lembaga Perbankan yang terdaftar di BEI, https://ejournal.undiksha.ac.id

Lia Ryzkita, M.Jusmansyah, Analisis Pengaruh Rasio CAR, LDR dan BOPO Terhadap NPL Studi Empirik Pada Bank Swasta Nasional Periode 2007-2010, https://journal.budiluhur.ac.id

Sri Muljaningsih dan Riska Dwi Wulandari, Analisa Pengaruh Inflasi, Suku bunga SBI dan GDP terhadap NPL pada bank umum di Indonesia periode tahun 2013-2016, Oeconomicus Journal of Economics, https://doi.org/10.15642/oje.2019.3.2.153-176

Sukesi Marlina, Analisis pengaruh GDP, Inflasi dan BI rate terhadap NPL suatu studi pada bank umum yang terdaftar di BEI periode 2013 – 2018, https://ummg.ac.id

Shafira,Dini,Eha, Analisis Kinerja Keuangan Bank Syariah Indonesia ( BSI ) sebelum dan setelah merger, https://penerbitgoodwood.com/index.php/Bukhori/article/view/1972

Vina Yunistiyani, Puji Harto, Kinerja PT Bank Syariah Indonesia, Tbk setelah merger, Apakah lebih Baik, https://journal.umy.ac.id/index.php/rab/article/view/15621

Downloads

Published

2025-06-15 — Updated on 2025-06-15

Versions